Info kesehatan penyakit jantung dari gejala ciri-ciri jenis penyebab pengobatan perawatan dan cara mencegah agar jantung tetap sehat

Tips dan Cara Agar Jantung tetap Sehat dengan Mudah

Untuk mencapai tingkat kesehatan yang sempurna, orang-orang banyak melakukan olahraga dengan rutin dan menjaga keseimbangan nutrisi dengan baik. Namun, banyak sekali terjadi kematian mendadak karena serangan jantung yang menyerang para atlet atau kalangan orang-orang yang sudah benar-benar menjaga kesehatan. Kejadian ini mungkin diakibatkan adanya satu mata rantai yang hilang dalam usaha manusia dalam menjaga kesehatan. Kesehatan tidur merupakan mata rantai yang ingin kita semua lengkapi demi menjaga kesehatan. Kini terdapat istilah “Triumvirate of Health” atau 3 komponen utama kesehatan yang terdiri dari kebugaran fisik, keseimbangan gizi dan kesehatan tidur. Menjaga pola makan dan olahraga rutin saja ternyata tidak cukup di zaman modern seperti sekarang ini.

tidur jantung sehat, jantung sehat

Tidur seringkali dimaknai sebagai waktu atau periode non-aktif dari kehidupan manusia. Namun jangan menjadi salah mengerti karena di dalam proses tidur sebenarnya terjadi fase-fase aktif bagi kehidupan manusia. Masa atau periode tidur ternyata sangat penting untuk kualitas manusia pada waktu terjaga. Beberapa praktisi kesehatan bahkan banyak yang menilai kualitas hidup seorang manusia hanya dari tingkat kesehatan tidurnya. Mereka beranggapan bahwa akan lebih mudah untuk menilai kesehatan seseorang dengan melihat pola tidurnya dibandingkan dengan menilai pola olahraga atau gizinya. Perlu diingat juga bahwa tidur bukan masa aman dan tidak ada sesuatu yang buruk yang dapat terjadi ketika tidur. Ketika seseorang tidur dan terlihat tenang serta jauh dari rasa sakit, namun kenyataannya tidaklah demikian. Berbagai jenis penyakit seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi kini telah terbukti berhubungan erat dengan tidur.

Hasil sebuah penelitian pada jurnal kedokteran, mengungkapkan bahwa durasi tidur paling sehat bagi organ jantung adalah sekitar 7 jam sehari. Dalam penelitian tersebut, para ahli menyebutkan bahwa durasi tidur yang kurang dari 5 jam sehari beresiko meningkatkan serangan jantung, jantung koroner dan stroke hingga 2 kali lipat. Sementara itu, durasi tidur selama 9 jam setiap malam ternyata meningkatkan resiko yang sama sampai dengan 1.5 kali lipat. Walaupun mekanisme pasti belum sepenuhnya diketahui, para peneliti beranggapan bahwa durasi tidur yang pendek berhubungan erat dengan pengerasan dini pada dinding pembuluh darah dan gangguan metabolisme.

Durasi tidur panjang sering dihubungkan dengan rasa kantuk berlebihan. Rasa kantuk berlebihan (hipersomnia) adalah salah satu gejala utama dari gangguan sleep apnea. Gangguan tidur ini diakibatkan oleh penyempitan saluran nafas ketika tidursehingga meskipun gerak nafas tetap ada namun tidak terjadi pertukaran udara yang diperlukan. Berbagai hasil penelitian juga mengungkapkan kaitan erat antara sleep apnea dengan berbagai penyakit jantung. Sekitar 50% penderita payah jantung kongestif ternyata memiliki kebiasaan mendengkur dan juga menderita sleep apnea. Sementara itu, sekitar 30% penderita jantung koroner juga menderita sleep apnea sama. Pengidap sleep apnea yang tidak dirawat secara intensif memiliki resiko kematian 5 kali lipat akibat serangan atau gangguan jantung.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips dan Cara Agar Jantung tetap Sehat dengan Mudah

0 comments:

Post a Comment